FAR- FAR : PENGELOLAAN KEUANGAN KOTA AMBON CARUT MARUT” TP PEGAWAI BELUM DIBAYAR

Far-Far :  Pengelolaan Keuangan Kota Ambon Carut Marut ” TP Pegawai Belum Dibayar
Ambon.korantekad.id Wakil Ketua Komisi II  DPRD Kota Ambon Maluku Hary Far- Far yang diwawancarai Awak.media Senin,22-2-2021 di kantor DPRD Kota Ambon menyampaikan pengelolaan Keuangan kota Ambon Maluku sampai hari ini, Carut Marut sehingga TP Pegawai belum dibayar .
Dijelaskan Far-Far pula ,kemarin dirinya pernah membaca salah satu media tapi  itu bukan wacana saja ,namun itu,  resmi bahwa masih ditimbang- timbang apakah  TP  pegawai mau dibayar di bulan Desember atau di hanguskan .
“Jadi sebagai anggota DPRD  kota Ambon dirinya menegaskan pegawai di rumahkan bukan kebijakan atau keinginan dari pegawai tersebut ,mengenai TP didalamnya uang makan pegawai dan sebagainya sudah di anggarkan .Oleh sebab itu, pemeintah kota tidak punya hak. karena di bulan November mereka tetap berkontribusi walaupun bekerja dari rumah apapun istilahnya sif- sifan dan sebagainya,namun  hak-haknya harus di bayar dan tetap dianggarkan ; Dan  kalau sampai hal tersebut ,tidak  dianggarkan, nanti tidak masuk dalam piutang 2020 .Maka ini akan jadi masalah.” Tegasnya  .
Olehnya itu, secara  pribadi ,dirinya akan  berbicara melalui fraksi harus kita mendorong dan mengawal semua pegawai  terhadap  hak di bulan November – Desember 2020 berupa TPP  harus diterima dan tidak ada alasan lain bahwa itu tidak kerja sif siffan dan lain- lain sebagainya.tapi itu berbasis kinerja .jadi harus dibayar .” Tandasnya
ditambahkan Far- Far ,terkait dengan sampai hari ini, ternyata per tanggal 22 februari 2020  banyak yang belum menerima TPP  ,hanya sebagian pegawai yang baru meneima TPP dan masa tahunan hanya masalah hak- hak. Dan  sistim boleh berganti tapi orangnya  tetap .sebelum sistim diakuisasikan sudah bintek.” Tambahnya
Oleh sebab itu, diharapkan Far-Far  jangan  lagi ada keterlambatan masalah mekanisme dan sebagainya .Dan juga  kalau ada memang betul ini ,keterlambatan murni dari pihak internal dinas atau badan- badan harus di krocek lagi karena jangan mengantungkan hak orang.orang  yang tidak memiliki kapasitas ,sudah duduki jabatan tapi tidak bisa berkontribusi dengan baik .Sehingga setelah Maret nanti jika  memang betul- betul semua belum diselesaikan lagi mungkin minggu pertama kedua Komisi akan memanggil bagian keuangan kota Ambon .Karena memang pengelolaan keuangan kota Ambon sampai hari ini carut marut.” Tandasnya ( Ati).

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *