Masohi.korantekad.id. — Pelaksanaan kegiatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Siri Sori Islam (IKKASSI) Kabupaten Maluku Tengah berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga Siri Sori Islam yang tersebar di wilayah tersebut.
Acara yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Maluku Tengah itu dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah daerah. Kehadiran para peserta mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Maluku Tengah, Abdul Gani Wael, tidak hanya memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menyampaikan hikmah Halal Bi Halal yang sarat pesan moral dan spiritual. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan antar sesama sebagai bagian dari implementasi nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk memperbaiki hubungan, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan yang lebih kokoh di tengah masyarakat,” ungkap.Kepala Kantor Kementerian Agama Maluku Tengah, Abdul Gani Wael.
Kontribusi masyarakat juga terlihat nyata melalui partisipasi aktif sejumlah pihak, termasuk Rusbandi Silawane Pattisahusiwa bersama istri yang turut mendukung penyediaan konsumsi bagi seluruh peserta. Dukungan ini memastikan kegiatan berjalan lancar hingga selesai tanpa kendala berarti.
Kehadiran Pemerintah Daerah Maluku Tengah melalui Asisten III Setda, Halid Pattisahusiwa, memberikan dimensi formal dalam kegiatan tersebut. Ia hadir mewakili Bupati Maluku Tengah dan menyampaikan sambutan resmi yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena mampu mempererat hubungan sosial dan memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat,” ucap.Asisten III Setda Maluku Tengah, Halid Pattisahusiwa.
Dari sisi pembiayaan, kegiatan ini menunjukkan kemandirian organisasi. Panitia memanfaatkan hasil penjualan kaos pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam sebagai sumber dana. Keuntungan yang diperoleh tidak hanya digunakan untuk mendukung pelaksanaan acara, tetapi juga menjadi modal awal untuk agenda lanjutan bertajuk “IKKASSI Bacarita” yang direncanakan digelar di Negeri Siri Sori Islam.
Keterlibatan pengurus IKKASSI dari berbagai lini, mulai dari majelis hingga koordinator bidang, menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan ini. Peran teknis seperti pembawa acara, pembaca ayat suci Al-Qur’an, hingga pembawa doa turut memastikan rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat.
Nuansa kebersamaan semakin terasa dengan penampilan anak-anak dari MIN 1 Maluku Tengah yang menghadirkan suasana segar dan meriah. Partisipasi generasi muda ini dinilai penting dalam menanamkan nilai kebersamaan sejak dini.
Selain itu, dukungan fasilitas berupa baleho dari Wakil Ketua DPRD Maluku, Hi. Abdullah Asis Sangkala, turut memperkuat pelaksanaan kegiatan. Sinergi antara masyarakat, tokoh, dan pemangku kepentingan menjadi cerminan kuatnya kolaborasi sosial di Maluku Tengah.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi serta memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen IKKASSI untuk terus membangun kebersamaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, IKKASSI Maluku Tengah menegaskan perannya sebagai wadah pemersatu masyarakat Siri Sori Islam, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.(Ati)
korantekad.id Koran Tekad Online

