Ambon.korantekad.id — Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di halaman kantor Navigasi Ambon, Kamis (17/9/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap keselamatan, keamanan, dan keandalan transportasi, khususnya pelayaran di wilayah kepulauan Maluku.
Upacara yang berlangsung di lingkungan Kantor Distrik Navigasi Kelas I Ambon itu mengangkat semangat konektivitas dan kepedulian terhadap transportasi yang aman, nyaman, serta andal. Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Bayu In dipercaya sebagai komandan upacara.
Peserta upacara berasal dari 19 kelompok dan melibatkan jajaran perhubungan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain unsur pimpinan DPRD Maluku yang diwakili Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala bersama anggota DPRD Mumin, Wakil Wali Kota Ambon Elly Toosutta, serta jajaran Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon.
Rangkaian upacara diawali devile pasukan dengan iringan korsik, kemudian dilanjutkan penghormatan kepada inspektur upacara, pengibaran Sang Saka Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan Lima Citra Manusia Perhubungan.

Dalam amanat Menteri Perhubungan yang dibacakan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, keselamatan ditempatkan sebagai fondasi utama penyelenggaraan transportasi. Pesan tersebut disampaikan di tengah perhatian pemerintah terhadap sejumlah kecelakaan dan insiden transportasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administrasi. Keselamatan adalah tanggung jawab, standar keselamatan harus hidup di lapangan,” ungkap Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath saat membacakan amanat Menteri Perhubungan
Amanat tersebut juga menekankan bahwa konektivitas tidak sebatas menghubungkan wilayah secara fisik. Transportasi dinilai memiliki fungsi strategis dalam membuka akses masyarakat terhadap pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, distribusi barang, hingga pelayanan pemerintahan.
Kementerian Perhubungan sebelumnya juga menegaskan bahwa konektivitas antardaerah merupakan bagian penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan pemerataan pembangunan.Bagi Maluku sebagai Provinsi kepulauan, aspek keselamatan dan navigasi pelayaran memiliki arti strategis.
Selain itu, di sela – sela kegiatan Kepala Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon, Jece Julita Piris, yang di wawancarai wartawan menyampaikan, momentum Harhubnas tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga diarahkan pada kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan laut. Salah satunya melalui pembagian bantuan sosial kepada masyarakat serta kegiatan bersih lingkungan pesisir.
“Di daerah sampai sekitar Wayame tadi ada bakti sosial terkait dengan sembako tukang becak sebanyak 100 paket dan kepada bapak ibu yang kena musibah di Batu Merah,” ujarnya

Menurut Jece, jajaran perhubungan laut juga menjalankan kegiatan kebersihan lingkungan laut dan pantai secara berkala. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan maritim, sekaligus memperkuat keterlibatan insan perhubungan dengan masyarakat di wilayah kerja.
“Kita dari satu kementerian perhubungan laut selalu melaksanakan bersihkan lingkungan laut dan pantai setiap tahun. Khusus lingkungan perhubungan laut, setiap bulan harus dibersihkan,” ujarnya lagi
Selain upacara dan aksi sosial, rangkaian Harhubnas 2026 di Ambon diisi pembagian hadiah berbagai perlombaan, pemotongan tumpeng, foto bersama, pembagian 100 paket sembako kepada tukang becak di Desa Batu Merah, serta bantuan bagi warga yang terdampak bencana. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengundian hadiah di lingkungan Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon.
Jece menegaskan bahwa substansi utama peringatan Harhubnas bagi jajaran navigasi adalah memastikan sistem pelayaran dapat berjalan dengan aman dan lancar. Tugas navigasi menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan kapal dan konektivitas antarpulau, terutama di wilayah Maluku yang karakter geografisnya sangat bergantung pada transportasi laut.
“Kegiatan fokus hari ini memperingati Hari Perhubungan Nasional, menghubungkan Indonesia. Harapan untuk masyarakat Maluku, pemerintah daerah, kalau kita Kementerian Perhubungan melaksanakan keselamatan pelayaran, jadi pelayaran itu lancar, aman dan sampai tujuan dengan baik,” tegasnya
Peringatan Harhubnas 2026 sekaligus mempertegas bahwa pelayanan transportasi tidak berhenti pada penyediaan sarana dan prasarana. Kementerian Perhubungan dalam kebijakan dan komunikasinya juga menempatkan keselamatan, pelayanan publik, inovasi, dan konektivitas sebagai bagian penting dari transformasi sektor transportasi. Pada 16 September 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bahkan menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memperkuat pengawasan dan memastikan sistem keselamatan pelayaran benar-benar berjalan di lapangan.
Dengan demikian, Harhubnas 2026 di Ambon tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Di tengah kebutuhan Maluku terhadap konektivitas antarpulau, pesan yang mengemuka adalah pentingnya menjaga keseimbangan antara kelancaran mobilitas dan keselamatan. Bagi wilayah kepulauan seperti Maluku, konektivitas yang kuat hanya akan bernilai apabila didukung sistem navigasi, pengawasan, dan pelayanan pelayaran yang konsisten dan dapat diandalkan.(Ati)
korantekad.id Koran Tekad Online

