Jalan Diponegoro Yang Rusak Tidak Pernah diperhatikan oleh pemerintah Kotim.

Sampit, Korantekad.id – Jalan Diponegoro depan STIKIP Muhammadiyah Sampit, kelurahan Baamang Tengah, kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, provinsi Kalimantan Tengah.
Masyarakat mengeluhkan dengan jalan yang rusak dan berlubang sampai sekarang tidak ada perbaikan dan perhatian dari pemerintah kabupaten, warga berharap supaya ada perbaikan karena itu merupakan jalan menuju beberapa gang yang ada di jalan Diponegoro.

Pantauan media ini dilapangan memang jalannya bergelombang dan berlubang kalau dibiarkan begitu, tidak menutup kemungkinan akan terjadi kecelakaan dan akan bertambah parah lagi jalan tersebut.
Tokoh masyarakat jalan Diponegoro, Hadi Purwoko menyampaikan kamis ( 20/10/2021 ) kepada media ini, “Mengenai jalan Diponegoro yang bertahun – tahun tidak pernah tersentuh dengan pembangunan, kalau kita tidak mau becek maka dengan swadaya masyarakat untuk menimbun. Saya sebagai masyarakat yang bertempat tinggal di jalan Dipenogoro, yang terdiri dari 3 RT yaitu RT 29, 30, dan 43.
Saya minta tanggapan pemerintah, selama ini tidak ada pembangunan maupun perbaikan selama ini, sedangkan yang lain mulai jalan Walter Conrad, Kenan Sandan, sampai Christopel Mihing itu diaspal. Berkali – kali saat Musrenbang dibahas tapi tidak pernah di realisasikan, silahkan anggota dewan melalukan sidak mencek lokasinya di jalan diponegoro ini terletak di depan STKIP Muhammadiyah yang panjangnya sekitar satu Kilometer”, keluhnya
Liputan : S.Ariyanto
Editor : Abdul Rasid
korantekad.id Koran Tekad Online

