Kader PDIP Maluku Sikapi Soal Sebar Vidio Lama Gubernur
Ambon.korantekad.id. Kader senior PDI Perjuangan Maluku M. Teddy Salampessy menyikapi soal penyebaran video viral Gubernur Maluku, Murad Ismail dan mengecam dan mengutuk keras penyebar tersebut karena hal tersebut ada upaya menjatuhkan kredibilitas gubernur Maluku
Salampessy menilai, video yang beredar seolah-olah membentak salah satu ibu di Kota Ambon, di luar batas kemanusiaan.Dan Semua orang pasti tahu kalau Pak Murad, sementara ini sedang berpuasa, butuh ketenangan untuk menjalankan ibadah puasa, teganya diganggu dengan cara-cara yang tidak beradab,”tegas Salampessy, kepada awak media, Jumat,7-5-2021

Menurutnya orang yang mengedarkan video tersebut sangat tidak memahami arti toleransi dalam kehidupan beragama.Olehnya itu,sebagai kader PDI Perjuangan mendukung penuh apa yang sudah di ambil oleh teman-teman DPD PDI Perjuangan Maluku dan tak hanya itu, dirinya juga mengecam kader partai yang mengaku diri kader partai ideologis partai atau anak biologis partai maupun senior-senior partai.Jangan membuat komentar-komentar yang hanya membuat orang bingung,harusnya saling cek dan ricek supaya kebenaran video tersebut diketahui.
Apalagi, video yang viral tidak utuh atau dipotong dan sudah lama.” Pintahnya
Dikatakannya, peristiwa itu terjadi tahun 2019 saat kunjungan Presiden Jokowi ke Ambon. Mengapa tiba-tiba di awal Mei 2021 beredar video itu,” tanyanya
Dirinya menuding dan menduga ada orang atau kelompok masyarakat yang tidak bertangung jawab memposting video tersebut.Sudah pasti orang yang memposting ada maksudnya, ada aktor yang bermain untuk membuat suasana jadi kacau. Padahal orang tersebut lupa cara seperti ini hanya milik orang yang tidak punya tata krama dalam hidup,” dugaanya
Untuk itu dirinya berharap masyarakat jangan dibodohi dengan perilaku seperti itu.Mari kita saling jaga dan saling menghargai, karena hanya dengan cara ini Maluku bisa kita bangun sejajar dengan daerah lain,” harapnya.( Ati ).
korantekad.id Koran Tekad Online

