Kadis Kesehatan Promal : ” Program PKB Tiap Tahun Dianggarkan Kemenkes
Ambon.korantekad.id. Program Pelayanan Kesehatan Bergerak ( PKB) setiap tahun di anggarkan oleh kementerian Kesehatan ( Kemenkes) .Karena itu, ada bentuk atau jenis pelayanan kesehatan sangat khas untuk daerah- daerah tertinggal khususnya yang ada di Provinsi Maluku.Jadi bukan hanya di Maluku sebenarnya tapi juga ada beberapa program yang melaksanakan kegiatan yang sama.”Ungkap Kadis Kesehatan Provinsi Maluku Meikyal Pontoh yang diwawancarai beberapa wartawan usai lepas Tim PKB Dinkes Promal Ke Maluku Barat Daya,( PKB) Kamis,10-6-2021 di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku

Dijelaskan Pontoh ,PKB adalah Pelayanan Kesehatan Berkarya .Kalau di Maluku program PKB tersebut,ada di salah satu rumah sakit di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah ishak Umarella, pelayanan kesehatan tersebut, ditujukan bagi masyarakat yang ada di daerah terpencil perbatasan maupun kepulauan . kenapa hal ini, dilakukan karena masyarakat khususnya Provinsi Maluku banyak tersebar di daerah kepulauan .” Jelasnya
Dikatakannya,kita mempunyai 1.34O pulau dan sesuai instruksi bapak gubernur pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas itu harus dirasakan sernua masyarakat, jangan yang ada hanya daerah perkotaan tetapi juga sampe pada masyarakat yang selama ini sulit menjangkau pelayanan.” Ujarnya
Oleh sebab itu,di dalam tim PKB juga ikut libatkan dokter spesialis dan ini akan melakukan pelayanan selama 6 hari ,disamping itu juga akan melatih tenaga kesehatan yang ada di wilayah yang akan dikunjungi nanti untuk menangani masalah-masalah kesehatan sesuai dengan keberadaan. Misalnya jikalau puskesmas keberadaan peralatan masih sangat sederhana kira- kira apa yang harus diakukan sebelum datangnya kunjung pasien.Disamping itu juga masyarakat akan dilakukan training agar supaya tahu menolong dirinya sendiri ketika merasa gejala- gejala sakit, tentu menggunakan atau memanfaatkan kearifan lokal yang biasa mereka gunakan ketika melakukan pemberdayaan .”
“kita juga akan berupaya untuk melakukan mensosialisasikan ke perangkat- perangkat desa agar supaya dapat menindetifikasi masyarakat yang berkemampuan rendah agar dapat memiliki jaminan kesehatan Nasional. Karena ini, bisa juga di upayakan dengan menggunakan dana desa sehingga nanti masyarakat di kunjungi oleh Tim PKB .dan tidak
hanya merasakan sesaat saja pelayananya tetapi juga akan bersinambungan .
Ditambahkan Kadis ,di Provinsi Maluku berbagai tantangan dan masalah kita temukan dilapangan bukan hanya kesulitan tranportasi tetapi juga kondisi geografi .Jadi dilakukan bertahap, berkolaborasi dengan rumah sakit ishak umarella.” Tambahnya
Untuk jtu, diharapkan karena kesehatan itu, hak asasi manusia.sehingga dimanapun dia berada ,bisa mengakses haknya perataan pelayanan kesehatan yang bernutu dapat dirasakan oleh semua masyarakat tanpa membedakan daerah” harapannya ( Ati ).
korantekad.id Koran Tekad Online

