Sekda Lepas Tim PKB Dinkes Promal
Ambon.korantekad.Sekretaris Daerah ( Sekda) Kasrul Selang Provinsi Maluku yang didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Maluku melepaskan sejumlah tim Pelayanan Kesehatan Berkarya ( PKB) Dinas Kesehatan Provinsi ke Kabupaten Maluku Barat Daya ( MBD ) Kamis,10-6-2021 bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku yakni dokter spesialis penyakit dalam,mata ,Objin .Dan Dokter umum ,Gigi ,serta perawat, bidang dan tenaga kesehatan lainnya yang berasal dari rumah sakit dan dinas kesehatan Provinsi Maluku .
kegiatan tersebut, dilaksanakan di dua tempat Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada lokus Kecamatan Leti ,dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada lokus Kec.Siwalalat di lakasanakan sebanyak 4 kali dalam tiap Kabupaten .Sasaran Kegiatan adalah pelayanan promotif, prefentif, koraktif pada masyarakat diwilayah kerja puskesmas desa Serwaru dan desa Tutuwaru Luhuleli Kecamatan pulau Letti .tahap pertama selama satu munggu sejak 10 hingga 16 Juni
bertujuan untuk meningkatkan aksebilitas pelayanan kesehatan, mutu dan pemberdayaan masyarakat di kawasan terpencil dan sangat terpencil di daerah yang tidak memiliki fasilitas pelayanan kesehatan dan daerah yang tidak mendapatkan pelayanan .pelaksanaan tim BKB Maluku .Dan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan puskesmas pada desa Serwaru .Sumber dana dekonsilidasi dinkes satker 04 tahun 2021 .

Sekda dalam sambutannya menyampaikan Dinas kesehatan beda dengan dinas lain.Dinas lain hanya urus sampai di orangnya saja bergerak dibidang ekonomi tapi dinas kesehatan Promotif ,prefentif dan Koraktif intinya dan juga administratif .” Ucapnya .
Menurutnya ,Dinas kesehatan atau ekosistim ada di rumah sakit .Dan Pelayanan Kesehatan Bergerak ( PKB) ini adalah salah satu cara dalam pembenuhan akan kesehatan di daerah yang tugas pulau.Jadi kita punya penangan kesehatan berbasis gugus pulau ini, telah masuk di RPJM nasional sehingga beberapa kegiatan di Biayai APBN .Bagiamana kita punya tim medis ini, ke pusat-pusat gugus itu ,Letti salah satu dari penugasan .tim kesehatan ini melakukan tiga Promotif,prefentif Kreatif dan Administratif. bagaimana meningkatkan dan satukan pelayanan kesehatan dalam hal ini BPJS .Selain itu, bagaiamana mencegah jangan orang-orang sakit dengan penyakit yang lain serta mendekatkan pelayanan ke masyarakat ,mungkin di daerah tersebut, dokter ahli atau dokter spesialisnya jarang kesitu atau memang tidak ada. mudah- mudahan ini ,berjalan dengan baik ” pintahnya
Sekda menjelaskan walaupun semua yang dikerjakan oleh dinas kesehatan Kabupaten maupun yang lain baik,tapi pelayanan kesehatan di rumah sakit itu jelek maka semua itu terasa jelek .Jadi semua prefentif namun pelayanan di salah satu rumah sakit daerah terutama apakah itu di Haulusi , Umarella,dan RSUKD terasa pelayanannya belum berimbang.” Jelasnya

Menurut Sekda administratif penduduk miskin Maluku ada kurang lebih 17 persen .kalau Maluku 1,8 juta penduduk , kurang lebih 300 ribu jiwa .kita punya BPJS kurang lebih 900 ribu jiwa . Dan sudah subsidi apakah APBN Prov.maupun Kabupaten Kota 900 ribu jiwa .
Selain itu, lanjut Sekda Provinsi atau daerah yang harus melaksanakan skala mikro subtansinya bahwa penanganan covid dimulai dari lingkungan rumah .Jadi kalau kawasan disitu ada satu atau tiga saja rumah terbakar maka perlakuan seperti apa .diatur sebaik mungkin dan di tindalanjuti .
Diharapkan basudara semua tidak melakukan apa lagi kecuali tiga T Jadi di jamin vaksin aman apalagi halal .karena tidak ada kata lain hanya suarakan pake Masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan .” Harapnya ( Ati).
korantekad.id Koran Tekad Online

