KPU Surati 8 Parpol Satu Partai Tidak Di Faktualkan

 

BENGKULU SELATAN | Korantekad.id

Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Bengkulu Selatan akhirnya mengambil opsi kedua dalam memfaktualkan keanggotaan 8 dari 9 partai politik calon peserta Pemilu 2024.

Opsi ini dengan cara melayangkan surat untuk menghadirkan anggotanya masing-masing. Langkah tersebut dilakukan lantaran sekitar 40 persen dari 1.270 sampling anggota parpol yang difaktualkan, tidak berhasil ditemukan oleh tim verifikasi KPU BS.

Kita surati Intinya, Parpol diminta untuk menghadirkan anggotanya yang tidak berhasil di temui . Bisa di kantor parpol kecamatan, bisa di kantor kabupaten. Harap parpol bisa mengkondisikan,” ujar anggota KPU Bengkulu Selatan, Edvan Diansari SPd, Senin (24/10/2022).

Dari 9 parpol, hanya 8 parpol yang disurati Yaitu , Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hanura , Partai Bulan Bintang (PBB) , dan Partai Garuda, Partai Gelora Indonesia, Partai Buruh dan Partai Ummat.

Sementara, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), tak dilakukan verifikasi lantaran data keanggotaan PKN tidak diturunkan oleh KPU RI. Karena informasi dari KPU RI, jumlah anggota PKN di tingkat kecamatan belum mencapai 50 persen atau 6 dari 11 kecamatan di Bengkulu Selatan,” jelas Edvan.

Sedangkan 60 persen hasil verfak Menurut Edvan, ada anggota yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) ada yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Dinyatakan TMS, lantaran sampel menyatakan tidak menjadi anggota parpol tersebut. Ada pula yang tidak bisa menunjukan kartu tanda anggota (KTA).

Akan tetapi, berapa jumlah MS dan TMS dari parpol mana saja, masih dalam proses penginputan. Verfak sendiri akan berakhir hingga 4 November 2022.

Jika parpol tidak bisa juga menghadirkan anggota nya , cara terakhir yakni video call dan tetap saja anggota tersebut harus menujukan KTP dan KTA , demikian Edvan. (. WD )

About master

Check Also

Wabup A. Khafidh Puji 6 Desa Berprestasi, 53 Desa Lain Diwanti-wanti

JAMBI, – (korantekad.id) – BANGKO – Tingkat partisipasi dan keaktifan pemerintah desa menjadi penentu utama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *