Ambon.korantekad.id.Kita tahu bahwa Maluku pernah juara kelompok usia mudah tahun 2006 metko .Untuk itu,diharapkan semoga sejarah ini, bisa di ulang kembali .Dan harapan besar pula kepada teman- teman klup yang menjuarai 17 ,15 13 dan tiga- liga di tahun 2022 ini , kesempatan kita untuk bisa lolos ke liga dua,karena tahu ini ada 8 tim yang dipromosikan .Sedangkan untuk piala soeratin ini merebut piala Walikota Ambon merupakan tahun istimewa agar Maluku bisa kembali menjadi perhitungan di persipbola Nasioanal bahwa ,”Maluku adalah gudang pemain sepakbola usia muda .” Harapan Ketua Afrak Maluku Sofyan Lestaluhu yang dikonfermasi Wartawan usai Pertandingan sepak bola finalis nyong Ambon VC PSSI yang berlangsung di Lapangan Lantamal Ambon Rabu,12 Januari 2022

Menurutnya, Afrak Maluku sangat bersyukur di tahun 2021 kalender 2021 walaupun sudah di tahun 2022,kita sudah bisa melaksanakan kalender Pesisi terutama kompetisi liga sudah selesai dan juara sudah ada ,dan akan bertanding 29 januari besok di Jakarta ” ungkapnya
Untuk itu, Lestaluhu mengucapkan terima kasih kepada teman- teman media ,dan memberikan aspirasi kepada bapak wali kota Ambon, yang sudah mengsuportkan Pesisi Maluku untuk menyelenggarakan pertandingan piala wali kota untuk tiga usia ini ,karena kita tahu bahwa sepakbola tanpa pemerintah kita tidak akan maju dan juga pemerintah punya peran penting untuk infrastruktur.Dan juga ucapan terima kasih kami sampaikan kepada kepala Lantamal Ambon yang sudah memberikan lapangan secara gratis dan cuma- cuma untuk pesisi Maluku dapat melaksanakan pertandingan dilapangan tersebut.” Ucapannya

Selain itu, terkait dengan persoalan Tim 13 ,Sebenarnya saya sebelum pertandingan itu, sudah miskominikasih via telepon bahwa bahwa saya nanti berbicara dengan pelatih bahwa yang namanya protes itu ruangnya berbeda.jadi proses sidang kombis itu tidak bisa menghalangi proses yang kita lakukan saat ini.
“Jadi lanjut Lestaluhu juara sampai hari ini, adalah tim Tulehu C ,dan tadi itu, kita butuh ketenangan .karena acara pertandingan sore ini ,di hadiri pejabat semua .sehingga solusi yang kita ambil supaya semua berjalan dengan baik .
“kita pesisi Maluku besok kita akan panggil melalui sidang kombis dan itu merupakan rana kondisi disiplin untuk protes yang dilakukan oleh Alba terhadap pemain Tulehu FC dan sampai ini mereka tetap juara kecuali dalam sidang itu, Mereka sedang buktikan pemain itu adalah pemain pemasukan umum, itu tentu terjadi perubahan, walaupun hari ini ,dia terima piala tapi bisa dia dianulir.” Tegasnya
Sayangnya, Cetus Lestaluhu , mereka tidak sadar menyangkut apa yang sudah kita sampaikan, tiba- tiba mengaduh seperti itu, sangat tidak bagus.namun tidak mengapa? dan kita pending saja proses pemberian hadianya.Mudah- mudahan dalam waktu dekat akan melakukan sidang supaya segera dirkuler kepada mereka nyong Ambon maupun Tulehu FC.itu langkah yang kita Ambil.” Cetusnya ( ATI )
korantekad.id Koran Tekad Online

