Pattimura Shorinji Kempo Championship V 2026 Berakhir, Saka Mese Nusa Raih 21 Medali

Ambon.korantekad.id  — Kejuaraan Antar Dojo Pattimura Shorinji Kempo Championship V Tahun 2026 resmi berakhir di Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon. Dojo Saka Mese Nusa keluar sebagai juara pertama setelah mengoleksi 21 medali dalam kejuaraan yang berlangsung pada 24–26 Oktober 2026 tersebut.
Posisi kedua ditempati Dojo Kepulauan Tanimbar dengan raihan 11 medali. Sementara itu, Dojo Universitas Terbuka berada di peringkat ketiga dengan perolehan sembilan medali. Hasil tersebut menempatkan ketiga dojo sebagai peraih medali terbanyak dalam kompetisi yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kempo Universitas Pattimura.
Pattimura Shorinji Kempo Championship V 2026 menjadi ruang kompetisi sekaligus evaluasi kemampuan atlet dari berbagai dojo. Kejuaraan ini juga mempertemukan atlet, pelatih, pembina, dan wasit dalam sebuah agenda yang diarahkan untuk memperkuat proses pembinaan olahraga Shorinji Kempo di Maluku.
Penutupan kejuaraan dihadiri perwakilan KONI Provinsi Maluku, pembina dan pelatih, wasit, serta para atlet dari berbagai dojo. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun, mengapresiasi UKM Kempo Unpatti yang telah menyelenggarakan kompetisi tersebut.
“Keberadaan UKM, termasuk UKM Kempo, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan prestasi. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu tantangan dalam mengikutsertakan atlet pada berbagai kejuaraan,” ungkap  Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun.
Menurut Nur Aida, Unpatti memiliki atlet-atlet yang berpotensi tampil dalam berbagai kejuaraan. Namun, keterbatasan anggaran terkadang membuat tidak seluruh atlet dapat dikirim untuk mengikuti kompetisi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian melalui penguatan dukungan terhadap pembinaan dan keikutsertaan atlet dalam berbagai ajang.
Karena itu, ia berharap dukungan KONI dan Perkemi dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak atlet muda Maluku memperoleh kesempatan bertanding.
Ia juga mendorong agar Pattimura Shorinji Kempo Championship dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak dojo dari kabupaten/kota di Maluku.
“Bagi adik-adik yang belum memperoleh juara, itu adalah kemenangan yang tertunda. Tetap semangat berlatih dan semoga tahun depan bisa lebih baik lagi,”
Ketua Umum Perkemi Provinsi Maluku, Ano Yermias, turut mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan oleh UKM Kempo Unpatti. Menurutnya, kompetisi antardojo memiliki fungsi penting sebagai sarana pembinaan sekaligus evaluasi atlet sebelum memasuki kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Kompetisi seperti ini mempersiapkan adik-adik untuk pada waktunya dapat berkompetisi di level yang lebih baik dan lebih tinggi, seperti Kejuaraan Nasional, Pra-PON, hingga PON,” ujar Ketua Umum Perkemi Provinsi Maluku, Ano
Ano juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, pembina, wasit, dan dojo yang berpartisipasi. Ia berharap kompetisi serupa terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak dojo dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku. Menurutnya, semakin banyak kesempatan bertanding akan memberi atlet pengalaman sekaligus ruang untuk meningkatkan kemampuan.
Penutupan Pattimura Shorinji Kempo Championship V Tahun 2026 ditandai dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para juara. Dengan raihan 21 medali, Dojo Saka Mese Nusa menutup kejuaraan sebagai peraih medali terbanyak, sementara kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman bertanding dan memperkuat pembinaan atlet Shorinji Kempo di Maluku.(Ati)

About ARIATI ARIATI

Check Also

Hadiri Rakornas dan Grand BAZNAS Awards 2026, Zulhifni: Zakat Harus Produktif

JAMBI, – (korantekad.id) – JAKARTA — Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, yang juga bertindak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *