PLN Putus Listrik ” Asrama Haji Terancam Gelap 129  Juta Belum Lunas ” Plt.Kakanwil Maluku Beralasan ” Halimun Marah 

Ambon.korantekad.DPRD Maluku yang tergabung dari dua komisi  yakni II dan IV mengelar rapat bersama PLN Wilayah Maluku dan kepala Dinas Bencana Alam Maluku serta Plt .Kepala kantor Kementerian agama Wilayah Maluku dalam rangka membahas persoalan tunggakan  kelistrikan pada Asarama Haji Waiheru Kota Ambon .Rabu,20 Juli 2022 bertempat di Ruang Paripurna Ambon .
Rapat  dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala dan menghadirkan langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku  H.Yamin S.Ag.M.Pdi ,Kepala Dinas Bencana Maluku H.Far- Far dan juga PLN Wilayah Maluku
Rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam lebih terjadi sedikit emosi dari salah satu anggota komisi II  DPRD Maluku dapil Kabupaten Maluku Tengah Partai Demokrat Halimun Saulatu yang sasarannya jatuh kepada Plt .Kepala Kantor Wilayah Agama Maluku .karena dalam pembahasannya tunggakan kelistrikan dinilai sangat tidak beralasan dan asrama haji akan terancam gelap begitu pula para jemaah haji juga terancam kegelapan
 Halimun, kepada beberapa awak media usai rapat di ruang kerjanya menyampaikan, di asrama haji waiheru telah terjadi pemutusan listrik oleh PLN Maluku .diakibatkan karena dari pihak kantor wilayah kementerian  agama Maluku tidak membayar tunggakan listrik sebesar rp. 129 Juta  sudah dengan dendanya .Padahal pihak PLN sudah memanggil Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Yamin sudah sebanyak tiga kali .namun tidak meresponnya .malah sangat beralasan yang tidak masuk akal.
Pertama  bahwa itu surat Covid satgas .padahal Satgas covid sudah membayar semua .sehingga tidak ada tunggakan.
Kedua , Dia mau penuhi panggilan PLN tapi takut kalau di sana nanti PLN  diminta bayar .nah ini kan jadi pertanyaan .” Seorang pimpinan kok bisa beralasan begitu .itu namanya pimpinan  tidak bertanggungjawab.” Disitulah membuat beta ( saya) marah dengan ucapan yang kasar .” Ungkap Halimun kesal.
Tambah Halimun. PLN  memanggil. Kakanwil    mau bicarakan baik- baik untuk di negoisasi , diselesaikan,namun tidak di tanggapi , akhirnya Listrik diputuskan ,sementara Pihak PLN  dalam penjelasannya juga  ada indikasi kata orang Ambon pemakaian diluar  mereka lost strom  dan saat Petugas  PLN  corcek disana  ternyata ada rehap asrama .disitulah terjadi kendala.dan kenapa masalah sepeleh harus terbawa ke DPRD .” DPRD jadi Fasilitator untuk di negoisasi agar di tanggal 6 nanti lampu harus menjala saat para jemaah haji tiba di Maluku.
Menurut Halimun , hal ini  baru pernah terjadi semasa dirinya mengabdi di DPRD 15 tahun ada lampu putus di asrama haji .hal ini sangat terancam Asrama haji akan gelap,sebenarnya ini kelemahan perencanaan anggaran dari kementerian agama dan kelemahan terhadap pengawasan aset yang di miliki .
Dengan demikian hal  ini harus dipubkikasi biar masyarakat  tahu dan menjadi pelajaran buat kemenag agar ke depan  tidak terjadi lagi .” Tutup Halimun ( Ati )

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *