
JEPARA, korantekad.id – Langkah progresif dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten narkotika terus digencarkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Jepara. Komitmen ini diwujudkan melalui agenda kolaborasi strategis antara Polres Jepara bersama Duta Anti Narkoba dengan mengusung visi besar: “Bersama Mewujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba!”
Acara yang berlangsung khidmat sekaligus interaktif ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat utama Polres Jepara, perwakilan Duta Anti Narkoba, serta puluhan perwakilan pelajar, mahasiswa, dan tokoh pemuda di wilayah Kabupaten Jepara.
Kolaborasi ini diinisiasi sebagai bentuk respons aktif atas tantangan pemulihan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang kian mengancam kalangan usia produktif. Melalui wadah ini, Polres Jepara dan Duta Anti Narkoba sepakat untuk menggabungkan pendekatan hukum yang bersifat edukatif-preventif dengan pendekatan persuasif khas anak muda.
Dalam sambutannya, Kapolres Jepara menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang bersih dari jeratan hukum dan narkotika.
“Generasi Emas 2045 tidak akan pernah terwujud jika pemuda kita hari ini rapuh karena narkoba. Oleh karena itu, Polres Jepara menggandeng Duta Anti Narkoba sebagai role model sekaligus ujung tombak untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dan berprestasi tanpa zat adiktif,” ujar Kapolres Jepara di hadapan para peserta.
Kegiatan yang berpusat di Aula Mapolres Jepara ini dikemas secara dialogis. Satresnarkoba Polres Jepara bersama para Duta Anti Narkoba memaparkan berbagai strategi pencegahan yang komprehensif. Materi yang dibahas meliputi penguatan mental ideologis, pengenalan modus-modus baru peredaran gelap narkoba yang menyasar remaja, hingga pemanfaatan media sosial secara masif sebagai sarana kampanye positif.
Melalui pendekatan dari hati ke hati, para Duta Anti Narkoba yang juga merupakan representasi kaum milenial dan Gen Z diharapkan mampu memecah kekakuan komunikasi. Dengan begitu, pesan-pesan pencegahan dapat diterima dengan lebih baik oleh komunitas sebaya mereka (peer-to-peer education).
Pihak Polres Jepara berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan menjadi pemicu gerakan masif di sekolah-sekolah, kampus, dan desa-desa di seluruh penjuru Jepara demi menciptakan lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba (Bersinar).
Sumber: HMS Polres Jepara
(Ahmad HK & Dwi k)
korantekad.id Koran Tekad Online

