

JAMBI (korantekad.id) – Proyek pengaspalan jalan di Jalan Patimura, Kompiung No. 60, RT 11, Kelurahan Beliung, Kota Baru, Jambi, menjadi sorotan tajam. Awak media dari Koran Tekad dan Awasi menemukan adanya dugaan pengerjaan proyek yang tidak sesuai standar dan terkesan asal jadi.
Pada hari Kamis, 25 September 2025, tim investigasi media menemukan bahwa lapisan aspal yang dikerjakan sangat tipis, jauh dari kualitas yang diharapkan. Padahal, proyek ini menelan anggaran sebesar 200 juta rupiah.
“Kami meminta pengawas PU Kota Jambi untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memeriksa proyek yang tidak masuk akal ini. Dengan anggaran 200 juta, seharusnya kualitas aspal tidak setipis ini. Kami khawatir kualitasnya tidak akan tahan lama,” ujar seorang jurnalis dari Koran Tekad.
Media menduga, pengerjaan proyek ini tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (SOP) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang seharusnya. Oleh karena itu, Koran Tekad dan Awasi akan terus mengawal kasus ini dan mendesak agar kontraktor pelaksana dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban.
“Kami akan terus mengiring kasus ini dan meminta agar kontraktor dipanggil dan pekerjaan ini dibongkar kembali. Pekerjaan harus diulang sesuai dengan SOP dan RAB yang sebenarnya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengawas PU Kota Jambi belum memberikan tanggapan terkait temuan ini. Masyarakat berharap, pihak terkait segera bertindak dan memastikan proyek ini dikerjakan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga anggaran yang dikeluarkan tidak sia-sia. ~R
korantekad.id Koran Tekad Online

