Ambon, korantekad.id — Universitas Pattimura (Unpatti) dan Kepolisian Daerah Maluku memperkuat komitmen kolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus serta masyarakat. Sinergi tersebut diarahkan tidak hanya pada aspek pengamanan, tetapi juga pengembangan komunikasi dialogis dengan mahasiswa dan pemanfaatan penelitian ilmiah untuk mendukung pembangunan di Maluku.
Komitmen itu mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Daerah Maluku yang baru, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, ke Universitas Pattimura, Senin, 19 Oktober 2026. Kapolda hadir bersama pejabat utama Polda Maluku dan diterima Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, di Ruang Rapat Rektor lantai III, Gedung Rektorat Universitas Pattimura, Ambon.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara perguruan tinggi dan kepolisian, terutama dalam merespons persoalan keamanan, menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan, serta membangun pola kerja sama yang berkelanjutan.
Kedua institusi juga menempatkan pendekatan akademis dan riset sebagai salah satu peluang untuk menghasilkan solusi atas berbagai persoalan sosial di Maluku.
Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa hubungan baik antara Unpatti dan Polda Maluku perlu terus dipelihara melalui komunikasi, kerja sama, dan komitmen bersama. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi penting untuk menjaga ketertiban sekaligus mendorong kemajuan pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik kedatangan Kapolda Maluku yang baru bersama dengan PJU Polda Maluku lainnya di Universitas Pattimura dalam rangka membahas kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendorong kemajuan pembangunan di Maluku,” tegas Rektor
Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy.
Fredy menjelaskan, Unpatti memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan 115 program studi dan lebih dari 30.000 mahasiswa aktif, universitas tersebut menghadapi tanggung jawab besar dalam mengelola aktivitas akademik, kemahasiswaan, perencanaan program, serta penggunaan anggaran secara efektif dan bertanggung jawab. Keragaman asal mahasiswa juga menuntut pengelolaan lingkungan kampus yang baik agar kegiatan pendidikan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Ia menambahkan, kerja sama yang telah terjalin dengan berbagai pihak menjadi modal penting untuk mengantisipasi dan menangani persoalan yang muncul, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar. Karena itu, kolaborasi dengan kepolisian diharapkan tidak berhenti pada komunikasi kelembagaan, tetapi berkembang menjadi langkah konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.
Sementara itu, Kapolda Maluku Suwondo Nainggolan menekankan bahwa hubungan kepolisian dan perguruan tinggi harus dibangun melalui pendekatan yang lebih luas daripada sekadar penanganan demonstrasi atau persoalan keamanan. Ia memandang penyampaian aspirasi melalui demonstrasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu disikapi secara terbuka dan proporsional.
“Jadi, penyampaian aspirasi perlu direspons melalui pendekatan yang terbuka dan dialogis. Karena itu, setelah demonstrasi, komunikasi antara kepolisian dan mahasiswa perlu dibangun agar hubungan yang baik dapat terus terpelihara,”tekan Kapolda Maluku
Selain membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa, Suwondo menyampaikan ketertarikannya untuk menjajaki penelitian bersama dengan Unpatti. Kolaborasi tersebut berpotensi mencakup penelitian sosial maupun bidang ilmu pengetahuan lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui keterlibatan akademisi dan kepolisian, riset diharapkan dapat memperkaya pemahaman terhadap persoalan daerah sekaligus mendukung penyusunan langkah penanganan yang berbasis kajian ilmiah. Namun, pelaksanaan program penelitian bersama masih memerlukan tindak lanjut dan kesepakatan konkret dari kedua institusi.
Pertemuan itu diharapkan menjadi landasan bagi penguatan sinergi antara Polda Maluku dan Unpatti dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, memperluas komunikasi dengan mahasiswa, serta mengembangkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Ketua Satuan Pengawasan Internal Unpatti Kevin H. Tupamahu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Nur Aida Kubangun, para dekan, para kepala biro, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Estevanus K. Huliselan.
Keberlanjutan kolaborasi ini akan bergantung pada tindak lanjut program dan konsistensi kedua pihak dalam menerjemahkan komitmen menjadi kegiatan nyata bagi keamanan, pendidikan, dan pembangunan Maluku.(Ati )
korantekad.id Koran Tekad Online

