Rektor Unpatti Ambon Maluku : “SD-SMP- SMA Laboratorium Miliki 4 Misi
Ambon.korantekad.id. SD,SMP dan SMA Laboratorium Unpatti Maluku memiliki empat misi yakni
Wujudkan sekolah yang unggul dalam input, dan output; berbasis riset (SRB) dan sekolah riset (SR), pembelajaran berbasis riset (PBR) beraneksasi kemaritiman dan kelautan,sebagai pusat belajar berorientasi kemaritiman dan difokuskan pada enam keunggulan yaitu Bina Mulia Kelautan: 1). Teknologi kelautan; 2). Perikanan pesisir dan lepas pantai; 3). Hukum adat masyarakat kepulauan; 4). Sosial, ekonomi dan budaya masyarakat kepulauan; 5). Pertanian kepulauan; dan 6). Kedokteran kepulauanan dan biofarmasi kelautan.Dan yang ke empat ,Mewujudkan sekolah centre of excellence yang dikembangkan lebih dari satu sekolah setiap kabupaten. Hal ini di sampaikan
Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H., M. Hum, dalam sambutannya saat melakukan Launching SD, SMP dan SMA Laboratorium Universitas Pattimura, Jumat, 25-6-2021 di lembaga penelitian Unpatti Ambon Maluku

Menurut Rektor Sekolah Laboratorium Universitas Pattimura merujuk pada Kurikulum 2013 (K13) Berbasis Riset untuk mempersiapkan peserta didik menjadi lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, logis dan kreatif. Sekolah dengan Visi Unggul, Berkarakter, Berbudaya, Mandiri, Berbasis Riset yang beraneksasi kemaritiman dan kelautan pada tahun 2034, siap menerima siswa tahun tahun ajaran 2021/2022.
Selain itu. Lanjut Rektor , Universitas Pattimura merasa terpanggil dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan secara bersama dengan pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Kabupaten/Kota terkait dengan masalah mutu pendidikan.
Dan sesuai data, mahasiswa baru yang masuk Universitas Pattimura adalah berasal dari daerah lain, Hasil Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2021 sesuai LMPTN, presentase anak- anak di Maluku sangat minim, ini menjadi suatu indikator bahwa input proses output dan outcame perlu dibenahi mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA. dan hal ini harus menjadi perhatian bersama, bagaimana mencari solusi dan alternatif pemecahan masalah secara objektif terkait dengan mutu pendidikan.” Lanjutnya

Untuk itu, guru dalam melaksanakan tugas harus memiliki rasa bertangungjawab dedikasi yang tinggi. Karena pendidkan dan kebudayaan harus berjalan bersamaan “pendidikan tanpa kebudayaan tidak akan ada artinya”. Budaya kerja keras,belajar, mandiri dan bertanggung jawab perlu dikembangkaan.Dan pendidikan informal menjadi sangat penting nonformal dan juga formal, ketiganya harus di padukan sehingga lahirlah sumberdaya manusia yang berkualitas.” Tandasnya
Tambah Rektor ,Gagasan pendirian sekolah laboratorium Unpatti merupakan bagian dari sistem pendidikan di Maluku dan hal ini menjadi bertanggungjawab bersama dan untuk itu kerjasama dengan dinas pendidikan terus ditingkatkan guna pengembangan pendidikan dan mutu pendidikan di Maluku.” Tambahnya
Olehnya itu Rektor berharap rekrutmen siswa sekolah laboratorium unpatti harus dilakukan secara objektif sehingga nantinya akan menghasilkan sumberdaya manusia yang bermutu dan mampu bersaing.( Harapannya ( Ati ).
korantekad.id Koran Tekad Online

