
JAMBI (korantekad.id) – 30 Mei 2025,Sebuah truk Isuzu warna putih bernopol BK 8773 FE terjaring razia di SPBU Bagan Pete, Jambi, Kamis (29/5) pukul 17.55 WIB. Kejadian ini bermula dari kecurigaan Korlap SPBU terhadap aktivitas truk tersebut. Saat diperiksa, ditemukan plat nomor palsu BH 8092 YU tersimpan di dalam kabin. Sopir truk diduga hendak melakukan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi secara ilegal.
Korlap SPBU yang mencurigai aktivitas truk tersebut langsung melakukan pemeriksaan dan menemukan plat nomor palsu. Upaya sopir untuk mengecoh petugas dengan mengaku telah berkoordinasi dengan oknum security dan pengawas SPBU gagal. Situasi sempat memanas ketika sopir dan tiga rekannya mencoba mengintimidasi petugas SPBU.
“Secara kedinasan, apa yang saya lakukan tegak lurus dalam menerapkan aturan dan kebijakan Pertamina. Saya membantu menjaga keamanan dan ketertiban di SPBU, tanpa pandang bulu,” tegas Korlap SPBU Bagan Pete.
Modus operandi pelaku menggunakan plat nomor palsu untuk menghindari pengawasan dan penyalahgunaan BBM subsidi. Hal ini merugikan negara dan masyarakat yang berhak menerima BBM subsidi. Pelaku terancam hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 60 miliar sesuai UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Pihak SPBU Bagan Pete pengawas Pak Winarko dan Korlap Pak Aan saat itu berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Ditkrimsus Polda Jambi untuk menindak tegas para pelaku penyalahgunaan BBM subsidi dari Pemerintah masyarakat yang tidak mau disebut kan nama nya saat itu kami komportir ketika sedang antrian ucap nya sangat mengapresiasi akan tertib dalam mengisi BBM di SPBU Bagan Pete serta kewaspadaan petugas scyurity SPBU dalam melakukan pengecekan Barcode QR dan STNK Kendaraan harus sesuai dan sudah banyak kami lihat penertiban yang dilakukan pihak keamanan di SPBU Bagan Pete terutama bila ada Korlap nya minimal mobil pelansir pada kabur kita orang awam bisa lihat dengan jelas ciri-ciri mobil pelansir dengan tangki pakai telah di modifikasi truk mengunakan infus dan didalam mobil membawa plat lebih dari satu kedapatan langsung disita dan diaman kan hal ini dapat mencegah praktik ilegal dari Pelansir yang hampir ada di beberapa SPBU dalam Kota Jambi karena semacam seperti ada pembiaran dalam pengawasan di SPBU, Kejadian ini diharapkan menjadi contoh bagi SPBU lain untuk meningkatkan penyaluran BBM subsidi oleh pemerintah di SPBU yang memiliki izin penjualan oleh Pertamina sendiri, Kami melakukan pengecekan dan melihat langsung BB dalam meminimalisir jangan sampai konsumen nakal dapat merugikan pihak SPBU yang sudah memperbaiki dalam penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran kami melihat langsung BB Nopol Asli tapi palsu hasil sitaan dari Sopir pelangsir sudah hampir 1 lemari penuh telah diamankan termasuk Tangki modifikasi dan Galon minyak dari berbagai jenis kendaraan yang diduga digunakan untuk bisa melakukan pengisian berulang-ulang di SPBU dalam Kota Jambi khusus nya di Beberapa SPBU antrian BBM dipenuhi oleh Pelansir minyak.
(*Ha.Trian*)
korantekad.id Koran Tekad Online

