Usai Dilantik Jadi Penjabat Bupati Kab.SBB Maluku ” Ini Penjelasan Brigjen Andi 

Ambon.korantekad.id.Sosok Brigjen TNI Andi Chandra As’aduddin  mengemban tugas sebagai Penjabat Bupati di Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB)  yang di emban Negara dan 10 tahun lebih meninggalkan Maluku, Prajurit TNI korps baret merah ini akhirnya kembali ke Maluku dengan jabatan mentereng. berkarier di militer, pangkat bintang satu atau Brigjen TNI melekat di pundaknya .Dan masyarajat
Maluku sudah tidak asing lagi bagi dirinya  dalam riwayat singkat Andy pada Tahun 2005-2013  hampir delapan tahun, Andi  menapaki karier militer di lingkungan Kodam XVI/Pattimura.Dalam jabatan awal yang diembannya sebagai staf intel dan dipromosikan sebagai Dandenintel Kodam XVI/Pattimura. Kariernya berlanjut sebagai Komandan Batalyon Infanteri Raider 733/Masariku.
“Andi meninggalkan Kota Ambon kariernya semakin cemerlang. Masih di lingkungan Kodam Pattimura, bergeser ke Maluku Utara ,di tempat tugas baru  itu Andi naik jabatan sebagai Dandim 1501 Ternate Maluku dan Maluku
 Utara.Perwira tinggi TNI kelahiran Palembang, 25 Oktober 1966 ini,
sebelum bertugas di Maluku,  Pertama ke Ambon tahun 19991 saat masih taruna Akmil melaksanakan Latsitarda (Latihan Integrasi Taruna Wreda).Ketika berpangkat kolonel Andi  menjabat sebagai Kasubdit Sulawesi Wilayah I, Dit Sulawesi dan Nusa Tenggara, Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN.
“Pada 31 Agustus 2020, setelah dipromosi menjadi Kepala BIN Daerah Sulawesi Tengah,  mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigjen.Dan selama menjabat Kabinda, Andi Chandra telah mampu menggerakkan seluruh jajaran di daerah Sulawesi Tengah untuk membantu pemerintah mempercepat capaian vaksinasi.
Sebagai pejabat militer, lulusan Akmil tahun 1991 ini kini mengemban amanah sebagai penjabat bupati di Kabupaten berjuluk Saka Mese Nusa.
Berdasarkan surat keputusan Mendagri Nomor 131.81-1164 tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Seram Bagian Barat, ditetapkan di Jakarta pada tanggal 12 Mei 2022  menggantikan Bupati Timotius Akerina yang berakhir masa jabatan pada 22 Mei 2022. mengisi kekosongan kepemimpinan sebagai konsekuensi dari keputusan pemerintah meniadakan pilkada tahun 2022 dan 2023.
Masa transisi yang lebih dari dua tahun menjadi krusial bagi jalannya pemerintahan di daerah hingga digelarnya Pemilu 2024.
Brigjen As’aduddin usai dilantik Gubernur Maluku Selasa,24 Mei 2022  bertempat di Tribun lapangan merdeka Ambon , kepada  sejumlah awak media menjelaskan pertama- tama ,  itu kita harus pemecahan persoalan , penataan kelembagaan dan  kalau tidak ada persoalan kita lanjut program yang sudah ada sesuai surat perintah .
“Saya ada kewenangan  yang harus saya konsultasi ke mendagri. ,Kewenangan di tingkat daerah. saya akan laksanakan dan saya harus konsultasikan dan  selanjutnya bagaimana keputusan dari pak menteri begitu .Tapi di kalangan jabatan, saya sudah ada juga.Dan tidak ada pro – kontrak  serta  pengangkatannya tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.” Tutupnya ( Ati )

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *