Video mesum, oknum anggota DPRD kabupaten Pelalawan sudah menjadi pergunjingan dimasyarakat.

Koran tekad, kabupaten Pelalawan
Mayarakat kabupaten Pelalawan kembali di Hebohkan, terkait Viral, Video Call WhatsApp,  oknum anggota DPRD kabupaten Pelalawan seperti yang dilansir dari media online hebat Riau.com, 30/12-2020.
Vidio Mesum Menyerupai, wajah oknum Anggota DPRD Pelalawan bernama Sozifao Hia, Sesuai Surat Laporan Pengaduan beliau pada  Tanggal 11 Desember,2020, di Dir Krimsus Polda Riau Sprint/Lidik,/234/XII/2020/ Dit krimsus,Tanggal.15, Desember.2020.
Vidcall mesum itu yang memiliki muatan kesusilaan melalui media Instan (Mesenger, Whatsapp) Dengan HP..Nmr.:0823 XXXXXXXX kepada Insial. FV
Dit Krimsus Unit V, Telah Meminta Keterangan pada  Hari senin, Pukul 09.00 Wib,Tanggal  28-12- 2020 Yang bernama (1) A.Anggi als Politinus Giawa (2) Mastiar MANDROFA Mendatangi Polda Riau Jalan Patimura Kota Pekan Baru.
Ketua Ikatan Media Online  (IMO) Provinsi Riau S. HONDRO sangatlah merasa prihatin atas krisis moral  Dugaan apa yang menimpa oknum wakil Rakyat tersebut, yang diduga telah melakukan Adengan Perbuatan,  Asusila, Mesum, Video call WhatsApp, Messenger, yang diunggah di Medsos. Jadi gunjingan Masyarakat, perbuatan tidak terpuji selaku  tokoh Masyarakat.
“Seandainya Benar, oknum Angota DPRD  lakukan ini, lebih baik Mundur saja,” kata S. HONDRO.
S. HONDRO  sangatlah kecewa, apa yang dirasakan masyarakat terkhusus di Kabupaten Pelalawan, pada Umumnya saat ini, Apalagi seorang Tokoh Masyarakat, Wakil Rakyat lagi, seharusnya memberi  Contoh Tauladan pada Masyarakat
“Kabupaten Pelalawan Sangatlah kental dengan, Adat, Istiadat, Agama dan Berbagai Suku, Nasionalis, dibumi Melayu Riau,” tuturnya.
Ketua IMO Riau berharap kepada Bapak Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Iman Efendi,SH SIK. MSi,.dan DIr KRIMSUS Polda Riau bisa mengungkap siapa dibalik, pelaku, Video Call, Messenger, Whatshapp  tersebut.
“Seperti kasus Pornografi Gisel Artis Cantik yang heboh dan diungkap Polri sampai keranah hukum,”ujar Ketua IMO Riau.
Ka.Div.Humas Kombes pol Narto Diminta Konfirmasi Awak Media Lewat HP/Whatsapp , Dibalas,”Sudah diterima Laporan Sedang Proses Lidik, Ungkap beliau.
Sebelumnya wartawan yang konfirmasi kepada Ketua Badan kehormatan DPRD kabupaten Pelalawan, H. Herman Wijayanto, S.ip, terkait adanya dugaan anggota DPRD kabupaten Pelalawan yang telah tersandung perbuatan porno, Selasa, 29/12-2020.
Melalui ponselnya, Rahman Wijayanto mengatakan, ia sudah mendengar informasi dugaan video porno oknum anggota DPRD kabupaten Pelalawan. namun pihak nya belum dapat meminta keterangan kepada yang bersangkutan, karena belum ada buktinya dan tidak ada yang melaporkan sebutnya.
Lanjut nya lagi, mengenai tindak lanjutnya, lebih tepatnya kepada pimpinan partai yang bersangkutan yang dapat menyikapi, terangnya.
Ditempat terpisah, dimintai pendapatnya,  ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten pelalawan, Pdt. Alferi Pasaribu, S.th, Rabu, 30/12-2020 ditempat kediamannya, kepada wartawan, Alferi mengatakan, “ia sangat menyesalkan, jikalau perbuatan itu sampai dilakukan oleh seorang anggota DPRD”. Hal ini katanya, “seorang anggota DPRD itu adalah tokoh masyarakat yang menjadi contoh dan panutan”sebutnya.
“Perbuatan tidak baik ini, telah menjadi preseden buruk bagi wakil rakyat dan merusak generasi muda”, ungkap Alferi dengan wajah kecewa.
Video yang berdurasi sekitar empat puluh dua detik ini, juga telah dilansir dimedia Koran aktual terbitan, 4-12 Desember 2020, dengan judul berita, * berdurasi sekitar 42 detik, Video salurkan hasrat seksual melalui VC mirip oknum anggota DPRD kabupaten Pelalawan beredar.
Sebelumnya, Sozifao hia dikonfirmasi, hanya meminta agar wartawan membantunya.
(Richard Simanjuntak.)

About SIMANJUNTAK RICHARD

Check Also

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan Tahun 2019 – 2024

Liputan Mappaudin Tanjabbar, korantekad.id – DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Paripurna dalam rangka pengucapan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *