Wali Kota Jambi Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan Daerah Lewat Creative Financing

JAMBI (korantekad.id) – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan. Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka Workshop Tata Kelola Keuangan Pemerintah Daerah melalui Creative Financing di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat (3/7/2026).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha itu, Maulana menyampaikan bahwa penguatan kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya. Karena itu, berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

Menurut Maulana, sejak memimpin Kota Jambi bersama Diza Hazra Aljosha, pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan, mulai dari pajak restoran, hotel, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kami mengambil sejumlah kebijakan strategis untuk meningkatkan PAD. Salah satunya melalui optimalisasi BPHTB yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah,” ujar Maulana.

Ia mengungkapkan, hasil dari berbagai kebijakan tersebut mulai terlihat. Untuk pertama kalinya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi berhasil menembus angka lebih dari Rp2 triliun pada 2025, dengan kontribusi terbesar berasal dari PAD.

Tidak berhenti di situ, Pemkot Jambi juga terus mencari peluang baru untuk meningkatkan penerimaan daerah. Salah satunya melalui studi tiru ke sejumlah daerah yang telah berhasil mengoptimalkan potensi pendapatan, termasuk pengelolaan pajak tiang jaringan telekomunikasi yang berdiri di atas hak milik jalan.

Selain memperkuat sektor pendapatan, Maulana juga menaruh perhatian terhadap pengembangan sport tourism sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Untuk mendukung hal tersebut, ia berharap pemerintah pusat dapat membantu pembangunan Gedung Olahraga (GOR) yang representatif di Kota Jambi.

“Kami berharap adanya dukungan pembangunan GOR yang memadai. Selama ini fasilitas yang digunakan masih merupakan aset milik Pemerintah Provinsi,” katanya.

Workshop tersebut menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat sebagai narasumber. Keduanya memberikan pembekalan mengenai strategi creative financing sebagai upaya mendorong pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, dan inovatif.

Menurut Akhmad Wiyagus, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Ia berharap kepala daerah mampu memanfaatkan berbagai peluang pembiayaan kreatif agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Melalui workshop ini, Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana dan Diza Hazra Aljosha diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

(*Ha.Trian*)

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *