

KOTA JAMBI (korantekad.id) – Wali Kota Jambi Maulana yang juga menjabat Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), turut membahas penguatan konektivitas antarwilayah dalam rapat gabungan jajaran APEKSI di Kota Surakarta, Kamis (3/9/2026).
Rapat tersebut mempertemukan Dewan Pengurus, Dewan Pengawas serta para Ketua Komwil I hingga VI APEKSI. Sejumlah persoalan strategis yang berkaitan dengan pemerintahan daerah menjadi pembahasan, termasuk tindak lanjut hasil Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Dalam forum tersebut, isu konektivitas antarwilayah menjadi salah satu perhatian Maulana. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang saling terhubung diperlukan untuk memperlancar pergerakan barang, perdagangan dan jasa antar daerah.
Maulana mencontohkan konektivitas kawasan Sumatera yang menghubungkan Lampung, Sumatera Selatan, Jambi hingga Bengkulu. Ia menilai keterhubungan antarwilayah tersebut dapat membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi di daerah.
Selain persoalan konektivitas, forum APEKSI turut membicarakan berbagai agenda perkotaan lainnya. Di antaranya penguatan ruang fiskal pemerintah kota, kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan, penyederhanaan regulasi, perubahan iklim, pengelolaan sampah, ketahanan pangan serta investasi.
Dalam kesempatan itu, Maulana juga menyampaikan sejumlah pandangan terkait kebijakan pendidikan nasional. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar akses serta kualitas layanan pendidikan dapat terus ditingkatkan.
Ia berharap berbagai masukan yang disampaikan para kepala daerah melalui APEKSI dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Maulana menekankan, kebijakan yang dihasilkan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mendukung pertumbuhan kota sekaligus memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
(*Ha.Trian*)
korantekad.id Koran Tekad Online

