86 CMK Fakuktas Kodekteran Unpatti Ambon Muluku Rapid Tes Antigen
Ambon.korantekadmid. 86 Calon Mahasiswa Koass ( dokter mudah) Fakuktas Kedokteran Unversitas Pattinura Ambon Maluku melakukan rapid test antigen dari 176 orang ,86 mahasiswa saja yang akan menjalani Prodi Klinik/Profesi di RSUD dr. M. Haulussy dan beberapa Rumah Sakit ( RS ) jejaring di kota Ambon Maluku yang adalah lanjutan bagi para calon dokter yang telah menyelesaikan pendidikan di Prodi Preklinik. Rapid tes antigen dilaksanakan di depan Laboratorium Biomolekuler Lantai 2 Fakultas Unpatti 19-20 Februari 2020,Gelombang pertama 86 orang. Pada Jumat,19-2-2021 sebanyak 43 orang, dan sabtu, 20 -2-2021 juga 43 orang.sedangkan Untuk gelombang kedua 90 orang kemungkinan akan dilakukan dua minggu kemudian. Hal seperti tersebut,disampaikan Humas dan protokol Unpatti melalui pesan Whapshap Minggu,21-2-20 21

Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes menyampaikan,kondisi Covid-19 berdampak pada mundurnya jadwal pelaksanaan koass, karena tahap awal Covid-19 muncul di kota Ambon, RSUD dr. M. Haulussy dan beberapa RS jejaring sibuk berbenah menghadapi kasus Covid-19. Kunjungan pasien ke RS juga menurun. Sehingga kegiatan Prodi Klinik di RS sementara dihentikan di pertengahan maret 2020 sesuai SK Rektor untuk menunda semua proses perkuliahan. Hal ini tidak hanya berlangsung di Fakultas Kedokteran Unpatti,tetapi hampir di semua Fakultas Kedokteran di Indonesia bahkan di seluruh dunia.” Ungkapnya
Lanjutnya ,Pendidikan Prodi Klinik adalah jenjang pendidikan kedokteran yang dilaksanakan di RS dan di tengah masyarakat, dan itu berlangsung selama 2 tahun. karena kondisi Covid-19 tidak ada tanda-tanda kapan selesai, akhirnya kami mengambil keputusan koass harus segera dimulai, pelaksanaan tahun pertama dilakukan dengan presentasi tugas (referat, jurnal) melalui sistem online yang dilaksanakan tepat 1 Juni 2020, dan tahun kedua dengan harapan cerita covid sudah selesai, mereka harus belajar langsung di samping pasien (bedside teaching), online hanya untuk menilai kognitif tetapi untuk psikomotor harus offline berhadapan dengan pasien karena calon dokter harus belajar melakukan pemeriksaan terhadap pasien, belajar menegakkan diagnosa penyakit, belajar merencanakan pemeriksaan penunjang dan terapi lewat bimbingan dokter spesialis” lanjutnya
Pandemi Covid-19 ternyata masih terus berlangsung hingga saat ini dan tidak bisa diprediksi kapan berakhir, tetapi yang jelas proses pendidikan mahasiswa di Fakultas Kedokteran harus diselesaikan .Dan memasuki tahun 2021 FK Unpatti memutuskan harus menyelesaikan fase prodi klinik dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Fakultas Kedokteran melakukan rapid test antigen terhadap 176 dokter sebagai persyaratan untuk menjalani rotasi pada bagian-bagian di rumah sakit tempat pendidikan klinik dilaksanakan. Rapid antigen akan dilaksanakan setiap 2 minggu rotasi untuk memastikan mereka tidak terpapar dengan Covid-19. Rapid antigen di FK Unpatti dilakukan oleh dokter Spesialis Patologi klinik dr. Vina Latuconsina dan 3 orang analis kesehatan. Rapid antigen untuk koass saat ini mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, jadi gratis, tidak ada pungutan ” tegasnya
Selain itu, juga FK Unpatti sudah bisa melakukan rapid test antigen, rapid test antibodi. Setelah menyelesaikan pemeriksaan rapid antigen untuk mahasiswa FK Unpatti diharapkan dalam waktu dekat pemeriksaan rapid test antigen, rapid test antibodi, sudah bisa dilakukan untuk warga kampus dan masyarakat umum. “ Laboratorium Biomolekuler Fakultas Kedokteran dalam waktu dekat siap difungsikan dan bisa menerima dan memeriksa sampel klinis RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction). Biaya untuk pemeriksanaan baik PCR, rapid test antigen, rapid test antibodi pada FK Unpatti dipastikan dapat dijangkau “ .pungkasnya
Dalam kesempatan yang sama dua mahasiswa koass, secara singkatnya menyampaikan ,setelah melakukan rapid tes antigen, memberikan apresiasi terhadap kebijakan FK Unpatti yang langsung melakukan rapid tes antigen dan mengatur pemberian vaksin sebelum melakukan koass pada rumah sakit.” Singkatnya ( Ati).
korantekad.id Koran Tekad Online

