Diduga sering pukul istrinya, seorang suami di Pelalawan dilaporkan ke polisi

(Itdayani, didampingi penasehat hukumnya, Hendri Marihot, SH, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu 10/03-2021, dipangkalan kerinci)

Kabupaten Pelalawan Koran Tekad id

Seorang pria, Rusdianto, 44 tahun, warga pangkalan kerinci, tampaknya akan berurusan dengan pihak kepolisian, setelah dirinya dilaporkan oleh istri sirinya, Itdayani, 32 tahun ke polres Pelalawan, pada hari Rabu, 10/03 -2021.

Laporan ibu rumah tangga ini, terkait Kasus pemukulan yang dilakukan suaminya sendiri terhadap dirinya, yang terjadi pada hari Selasa,16/02-2021 sekitar pukul 22.00wib, di KBC disamping Ramayana pangkalan kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau.

Mirisnya lagi, Itdayani mengalami pemukulan itu saat sedang mengandung anak kelima dari pernikahan sirinya dengan Rusdianto.

Didampingi penasehat hukumnya, Hendri Marihot, SH, kepada sejumlah wartawan, pada hari Rabu tanggal 10/03-2021, dikedai kopi Bagan jalan koridor PT RAPP km 01, pangkalan kerinci. Itdayani menceritakan Ikhwal, pemukulan yang dialaminya. wanita muda ini mengatakan pemukulan atas dirinya itu disaksikan oleh anaknya yang baru berumur 6 tahun, “Aku ditampar, di KBC, samping Ramayana pangkalan kerinci”, sebutnya.

Itdayani, kepada wartawan mengemukakan, perlakuan kekerasan yang dialaminya, bukan pertama kalinya. ” Saya dipukuli bukan kali ini saja, sejak saya menikah dengannya, tahun 2009, saya sudah sering mendapatkan pukulan darinya, terlebih lagi, saat sebelum melakukan hubungan badan, saya dipukuli dahulu oleh nya”, ucapnya.

“Yang membuat saya lebih terpukul lagi, karena dia juga tidak memperlakukan anaknya dengan baik, bahkan nafkah dirinya dengan anaknya tidak ditanggungjawabi dengan baik. kalau mau kasih belanja saja terkadang Lima puluh ribu, paling banyak seratus ribu, itupun dia main pukul dulu memberinya, itupun dengan kata-kata kasar, sementara istri pertamanya hidup mewah”, imbuhnya.

“Kalau dia benci pada ku, aku masih berterima, itu mungkin nasibku, tapi jangan kepada anakku yang empat orang ini, seakan tidak dianggapnya sebagai anaknya, perhatiannya berbeda dengan anak dari istri pertamanya itu”, ujarnya.

“Pernah, anaknya dari istri pertamanya ditilang, cepat dia datang membantu, berbeda dengan perlakuan nya kepada anakku, yang tidak mau perduli, itulah yang membuat aku melaporkan perbuatannya kepolisi, saat dia memukuli aku lagi”, ujarnya.

Ditempat yang sama, Hendri Marihot kepada wartawan mengungkapkan, ” kami akan terus mengawal laporan kliennya, dan kami meminta agar pihak polres Pelalawan, segera memanggil siterlapor ini”, ujarnya.

Ditanyakan wartawan tindakan terlapor tentang adanya perbuatan menelantarkan anak, Hendri menjelaskan, ” kami melihat ada perbuatan menelantarkan anak, itu sebabnya, kami akan kordinasi dengan Komnas perlindungan anak dan perempuan, karena kami melihat siterlapor ini orang yang berkecukupan, yang pasti Kasus ini pasti kita kawal terus”, pungkasnya.

Ditempat terpisah, Rusdianto yang dikonfirmasi lewat sambungan WhatsAppnya, Rusdianto membantah, “tidak benar itu, kalau istriku, suruh dia tunjukkan Surat nikahnya, saya tidak ada memukulnya, banyak saksinya”, katanya.

Sementara itu, Humas polres Pelalawan, Iptu Edy Haryanto, lewat ponsel nya kepada wartawan mengatakan, “Aku belum dengar adanya laporan itu, nanti saya tanyakan SPKT yang piket ya” ujarnya.

Richard Simanjuntak

About SIMANJUNTAK RICHARD

Check Also

*rebutan tanah perjanjian dan melawan kehendak Tuhan elohim*

  Kabupaten Pelalawan Koran Tekad.id Hamas & Israel terus menerus berperang rebutan *Tanah Perjanjian atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *