RSU KEC.WAISALA KAB.SBB TIDAK BERFUNGSI ” JADI TEMUAN KOMISI IV DPRD MALUKU

RSU Kec.Waisala Kab.SBB Tidak  Berfungsi ”  Jadi Temuan Komisi IV DPRD Maluku
 Ambon,korantekad.Rumah Sakit Umum Kecamatan Waisala Kabupaten Seram Bagian Baray ( SBB) yang di bangun dengan Dana Alokasi Khusus ( DAK) berjumlah Milyaran Rupiah dari hasil pengawasan Komisi IV DPRD Provinsi Maluku di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) beberapa waktu lalu di temukan  tidak bisa di gunakan alias Mubazir.Padahal dari Kecamatan  Waisala ke Kota Piru waktu tempuh hanya 30 menit . karena jalan sudah bagus,” ungkap   Ketua Komisi IV Samson Atapary Pada wartawan di DPRD Maluku Rabu, 14/07/2021.
Menurutnya ,mestinya anggaran DAK itu di usulkan untuk melengkapi fasilitas yang ada di RSU Kota Piru.Karena masih kekurangan peralatan-peralatan yang di butuhkan, juga kekurangan dokter.Contoh orang yang melahirkan agak sedikit kronis harus di rujuk ke Ambon, dan ini sama tidak menjawab pelayanan kesehatan maksimal pada masyarakat. Bahkan ada sebagian Masyarakat yang menginginkan RSU di  Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB ) terutama di Kota Piru punya alat yang bisa melakukan pemeriksaan swab PCR , supaya jangan lagi ke kota Ambon Maluku’
Hal ini harus ada kebijakan  pemerintah SBB untuk mengatasinya  agar semua tidak tertumpuk di Ambon.” Tandasnya
Dikatakan Ataparry, Pemda Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB) keliru mengambil  kebijakan pengusulan DAK dari Pemerintah pusat.mestinya tidak perlu mengusulkan untuk bangun RS baru, dan kalaupun itu membangun dilakukan di pulau Manipa, Kelang dan Buano dan jangan lagi bangun di Seram daratan, untuk apa ada Rumah Sakit ( RS ) di Kecamatan Waisala lagi,sebaiknya di konversi untuk peralatan dan memperkuat RSU  yang sudah ada di Kota Piru  untuk pelayanan masyarakat SBB, ” pintahnya ( Ati )

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *